Upgrade/Update Windows 10 Home 64-bit dan 32-bit (oem) Murah
WINDOWS 10 MINIMUM SPECS
Processor: 1 gigahertz (GHz) or faster processor or SoC
RAM: 1 gigabyte (GB) for 32-bit or 2 GB for 64-bit
Hard disk space: 16 GB for 32-bit OS 20 GB for 64-bit OS
Graphics card: DirectX 9 or later with WDDM 1.0 driver
Display: 1024 x 600 or above
Pengertian Install Ulang Windows ?
Install ulang Windows adalah sebuah usaha untuk memasukkan kembali semua files-file system operasi Windows kedalam sebuah path/dirve tertentu pada hard disk sehinggan komputer dapat beroperasi kembali secara normal.
Penyebab Operating system Windows terjadi kerusakan adalah :
1. Semakin banyak software yang diinstall akan mempengaruhi kinerja windows dan hardware.Hindarilah software yang tidak perlu untuk di install.
2. Semakin maraknya virus-virus yang menyebar di internet atau via flashdisk dan storage lainnya karena kita lupa atau malas untuk update dan scanning anti virus terlebih dahulu. Yang dapat merubah registry windows/software lainnya.
3. Semakin hari sampah registry semakin banyak, hal itulah yg membuat kinerja semakin lambat dan dapat membuat head hardisk anda semakin berat membaca jika dibiarkan hardisk akan terkena bad sector logic/fisik
4. Kurangnya maintenance antara lain, Backup data atau registry,disk depragment,disk cleanup.
5. Close program secara paksa.
Windows OEM
Windows OEM (Original equipment manufacturer) adalah sistem operasi Windows yang biasanya dijadikan satu paket dengan laptop / PC. Mayoritas distribusinya langsung terinstall bersama dengan laptop / PC yang dibeli konsumen (pre-installed), meskipun ada juga yang tersedia dalam bentuk DVD bagi system builder untuk diinstall dan disertakan bersamaan dengan pembelian PC baru tertentu.
Bagi laptop / PC yang sudah pre-installed dengan Windows OEM, biasanya kamu tidak akan diberi DVD Windowsnya. Sebagai gantinya di laptop tersebut bakal ada partition recovery yang berisi image instalasi Windows yang bisa digunakan untuk merestore Windows (factory reset) ke kondisi semula jika ada permasalahan di sistem tersebut.
DVD Windows OEM untuk system builder inilah yang sering disalahgunakan oleh penjual dan langsung dijual kepada konsumen, padahal versi ini harusnya hanya digunakan untuk diinstall dan disertakan bersamaan penjualan PC / laptop saja.
Kelebihan :
Bagi Windows OEM yang sudah pre-installed dengan laptop / PC, kamu tidak perlu bingung-bingung menginstall ulang device dari awal menggunakan DVD / flashdisk. Kamu tinggal melakukan restore saja (factory reset) menggunakan partition recovery atau recovery media yang sudah disediakan. Hasilnya nanti kondisi sistem kamu akan sama persis menjadi seperti ketika baru membeli device tersebut. Kamu tidak perlu menginstall driver, software dan tools pendukung dari brand tersebut, dsb. Semuanya langsung siap tersedia seperti awal ketika kamu membelinya. (Baca juga: 6 Cara Mengembalikan Windows 8 / 8.1 Seperti Semula)
Laptop dengan pre-installed Windows OEM juga bisa diupdate dan digunakan dengan nyaman karena sistem operasi Windows yang digunakan terjamin original. Namun demikian kamu perlu berhati-hati dengan penjual nakal yang seringkali menginstall laptop / PC kosongan dengan Windows bajakan dan mengklaimnya sebagai Windows OEM original.
Selain itu membeli laptop / PC yang sudah bundle dengan Windows OEM biasanya akan lebih murah daripada harus membeli laptop / PC kosongan dan membeli Windows Retailnya secara terpisah.
Kekurangan :
Windows OEM ditujukan untuk penggunaan dalam satu laptop / PC saja. Jika dalam bentuk DVD, Windows OEM akan merekam nomor serial hardware (biasanya motherboard) dari PC tersebut ketika diaktivasi. Setelah itu kamu tidak akan bisa menggunakan Windows tersebut di laptop / PC lainnya.
Baik Windows OEM DVD ataupun pre-installed juga bakal membatasi kamu dalam melakukan upgrade hardware. Ketika kamu ganti motherboard misalnya, maka Windows tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi dan tidak valid karena dia masih terhubung dengan kode serial motherboard yang lama.
Bahkan tidak hanya itu saja, dalam beberapa kasus bahkan Windows OEM menjadi tidak valid lagi ketika sang pemilik laptop / PC mengganti hardisk dan beberapa komponen lainnya.
Jadi bagi kamu pengguna Windows OEM, nantinya kamu akan sedikit terbatasi dalam melakukan upgrade hardware. Hanya upgrade sederhana seperti penambahan RAM yang bisa kamu lakukan, meskipun dengan sedikit trik seperti merubah serial HDD bisa sedikit melepaskan kamu dari batasan ini.
Pengguna Windows OEM juga tidak mendapatkan support dari Microsoft secara langsung, melainkan support akan mereka dapatkan dari vendor tempat kamu membeli PC / laptop tersebut.
Windows Retail
Windows Retail adalah OS Windows yang dijual terpisah dari pembelian laptop atau PC. Windows Retail biasanya dijual dalam bentuk DVD, meskipun pada perkembangannya kini kamu juga bisa membelinya secara online dalam bentuk softcopy.
Kelebihan :
Windows Retail lebih fleksibel dan dapat digunakan di berbagai laptop / PC tanpa terikat dengan hardware tertentu. Jadi ketika kamu menginstallnya di PC lama lalu menjual PC tersebut secara kosongan dan membeli PC baru, kamu bisa menginstall Windows Retail PC lama di PC yang baru. (Baca juga: Cara Instal Windows 8.1)
Kamu juga bisa dengan bebas mengupgrade hardware sesuka hati, misalnya ganti motherboard, hardisk, VGA, dsb. Jika ada masalah aktivasi kamu tinggal mengaktifkan ulang secara online dan Windows bisa digunakan kembali seperti sedia kala.
Pengguna Windows Retail juga mendapatkan support dari Microsoft secara langsung.
Kekurangan :
Harga DVD Windows Retail biasanya lebih mahal daripada Windows OEM untuk System Builder, meskipun hal ini sepadan dengan fleksibilitas yang ditawarkan oleh Windows Retail.
Bagi pengguna Laptop, membeli laptop kosongan dan Windows Retail jatuhnya juga bakal lebih mahal dibandingkan langsung membeli laptop yang sudah pre-installed Windows OEM.
Selain itu kamu juga harus mendownload dan menginstall berbagai driver serta software pendukung sendiri ketika menginstall ulang PC / laptop.
Post a Comment